Nil Battey Sannata (2016)

Mumpung lagi ada waktu, kali ini saya akan share sinposis film darai tanah bollywood. 

Film ini menceritakan tentang perjuangan seorang ibu yang berprofesi sebagai buruh yang ingin anaknya mencapai cita-cita setinggi-tingginya. Namun sang anak yang bernama Appu ternyata super malas dan tidak ada niat untuk belajar sama sekali.
Mau jadi apa sang anak nanti, hal itu yang selalu dipikirkan olehnya. Appu anak semata wayang, yang seharusnya menjadi kebanggan ibunya. Tapi tidak dengan Appu. Setiap hari sang ibu harus membangunkan nya agar pergi ke sekolah dan Appu selalu mengeluh akan hidupnya. Untuk membahagiakan Appu ibunya harus bekerja 2 - 3 pekerjaan agar si anak dapat bersekolah. Karena dia ingin Appu bersekolah jangan seperti dirinya yang tidak bersekolah.
Di sekolah Appu hanya bermain dan sangat membenci belajar. Appu berteman dengan sweaty, dingu yang sifatnya sama dengan Appu, nakal dan pemalas. Hingga suatu ketika Appu gagal dalam ujian matematika dan tinggal di kelas 9. 
Tak putus asa sang ibupun mencoba membujuk Appu untuk kembali ke sekolah. Namun Appu malah menyatakan bahwa meskipun dia naik kelas 10 bukan berarti apa-apa, karena nanti dia besar juga akan sama seperti ibu yang hanya menjadi buruh. Orang tua dokter maka anaknya dokter, orang tua supir maka anaknya juga supir begitu juga dengan dirinya yang mempunyai orang tua buruh maka dia juga akan menjadi buruh.
Hal itu menjadi sang ibu bersedih dan menceritakan hal itu dengan majikannya yang seorang dokter. Majikannya akhirnya menganjurkan agar Appu ikut kursus namun sang ibu tidak sangggup untuk membayar uang ujian meskipun sudah dibantu oleh majikannya. 
Appu makin berulah sehingga akhirnya majikannya menyarankan agar ibunya ikut mengajarkan Appu. Namun dia tidak akan mengerti pelajaran appu. Dan akhirnya ibunya ikut sekolah sekelas dengan Appu. Hal itu makin membuat Appu marah terhadap ibunya dan menantang ibunya jika nilainya di atas 50 maka ibunya harus berhenti untuk mengganggunya. Awalnya ibunya kesulitan dalam belajar matematika sama halnya dengan Appu. Sang ibu berteman dengan anak yang terpintar di kelas dan belajar serius. Pagi dia belajar dan siang hingga malam beliau bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Appu belajar dengan serius dan akhirnya nilainya bisa mnecapai di atas 50. hal itu membuat ibunya bahagia. Dan berhenti untuk datang kesekolah. 
Namun hal itu hanya sesaat. Appu kembali dengan kebiasaan nakal dan pemalas dan akhirnya sang ibu tahu. Ibunya pun akhirnya tahu akan hal itu. Ibunya kembali ke sekolah dan mempunyai banyak teman. hal itu membuat Appu marah bahkan teman-temannya yang dulupun ikut rajin belajar berkat ibunya. Karena marah Appu mengunakan uang simpanan ibunya untuk berfoya-foya. Alangkah sedih hati ibunya. Akhirnya temannya yang terpintar di kelas mengajak Appu untuk mengikuti keseharian ibunya. Mulai dari pulang sekolah, ibunya bekerja jadi pembantu dan hingga malam dia bekerja di restauran sebagai tukang cuci piring. Mengapa hal itu dilakukannya? Semua demi dirimu Appu. Melihat hal itu Appu tersadar betapa besar cinta ibunya kepadanya. Sejak saat itu Appu rajin belajar.
Singkat cerita, Appu sekarang sudah dewasa dan sedang wawancara kerja. kebanyakan wanita tidak akan memilih metematika kenapa kamu malah memilihnya? Appu menjawab bahwa itu adalah hadiah untuk ibunya. Sekarang ibunya mengajar matematika untuk anak yang tidak mampu.
Banyak yang dapat kita pelajari dari film ini :
  1. Jangan malu mengejar impianmu, meskipun ada orang lain yang menertawakanmu namun akan ada orang yang akan mengerti akan impianmu itu. Jadi jangan pernah menyerah dengan impianmu.
  2. Tak ada kata terlambat untuk belajar
  3. Tak ada yang tak bisa jika kita mau belajar
Nah bagaimana dengan teman-teman, apa yang dapat diambil dari film ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kumpulan Soal Data Flow Diagram (DFD)

Sinopsis Canola ( 2016 )

Soal UAS PTSI (Pengantar Teknologi Sistem Informasi ) Gunadarma